Jumat, 02 Januari 2015

Cinta Pertama di Bangku Sekolah




Gw pernah jatuh cinta dikelas 3 SD, pertama gw masuk kelas dan menemukan ada tempat kosong yang sudah di jadikan tempat duduk oleh sesorang. Pas gw tanya ternyata itu adalah murid baru. Selama gw sekolah, gk pernah sekalipun memuji orang cantik, karena emang semuanya biasa biasa aja. Tapi, pas murid baru itu masuk gw merasakan adem di mata, pikiran, dan hati gw senang. Karena, disaat dia masuk ternyata guru nya gak masuk, gw lupa kerjakan PR soalnya... hahaha...

Oke, itu bercanda. Nama murid baru itu Ita Bulan Sari, orangnya cantik bangeet.. baru kali ini gw liat orang secantik dia, bahkan sampai sekarang kuliah gak ada secantik dia menurut gw. Aku sering mencari perhatian dia, mengolok olok dia, dan itu mungkin membuatnya kurang menyukai ku. Pernah suatu ketika olokan ku sangat keterlaluan dan dia menampar ku. Tapi, kembali lanjut besok itu sudah berakhir. Aku tidak mendekatinya tapi hanya bisa memandang dia, sungguh indah wajahnya, cantik, dan sikapnya yang mulia dan baik membuat semuanya menyukai dia.





Saat pelajaran agama, guru kami memberi video yang mengharukan. Dia menonton itu dan menangis, aku tau itu pasti karena dia memiliki hati yang baik. Waktu terasa cepat berakhir. Saat pembagian rapot kenaikan kelas satu hari. Setiap hari dia yang membuat ku semangat untuk berangkat ke sekolah. Hari pembagian rapot akhirnya sampai, murid tidak diwajibkan untuk pergi. Tapi, aku pergi bersama ayahku berharap bertemu dengan dia. Aku dengar saat kenaikan kelas, dia akan pindah lagi. Itu membuat hatiku sunyi sesaat. Aku datang ke kelas saat pembagian rapot, dan ternyata tidak ada dia disana. Aku cukup sedih. Kejadian itu membuat ku menyesal, karena aku belum sempat menyatakan beberapa hal yang ingin ku ungkapkan, aku ingin meminta maaf dan terlebih aku ingin bilang bahwa aku menyukainya, tapi tidak mungkin.

Beberapa tahun setelah itu, aku tidak pernah melihatnya lagi. Ada yang bilang dia sudah di luar pontianak. Hari Imlek saat itu aku pergi ke depan gang untuk melihat atraksi permainan naga dan barogsai. Terkejut diriku melihat dia ada disana. Keberanian yang ku butuhkan, tapi itu tidak muncul. Aku hanya berani menatapnya dari jauh. Sandal temanku jatuh ke sungai. Jiwa pahlawan muncul, aku mengambilkan sandalnya, dan dia melihat ku itu membuatu senang dan bahagia. Yesss... aku lupa ternyata sungai itu kan tadi bekas anak kecil kencing, WTF.... gw langsung cuci tangan dan kembali secepat mungkin ke depan gang dan dia menghilang. Aku bertemu dengan dia lagi di sosial media, dia tambah cantik. Aku sempat chat sama dia, dan bodohnya aku, saat itu malah tergesa gesa meminta nomor hp nya, bodoh banget.. tapi, ah sudah laa.... dia tidak memberikannya dan tidak pernah membalas chat gw lagi.

Aku kembali mencoba mencari tentang dia dan ternyata tidak pernah mendapatkan kaarnya lagi. Dia tidak pernah aktif lagi di sosial media. aku ingin berterima kasih kepada mu Ita Bulan Sari karena kamu lah yang membuatku mengerti apa itu first love dan apa itu keberanian yang harus ada disini. Satu alasan aku menceritakan ini, kita butuh keberanian yang lebih agar dapat sukses. Berani terhadap resiko tapi, tidak terlalu bodoh untuk tergesa gesa.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar