Gw pernah jatuh cinta dikelas 3 SD, pertama gw masuk
kelas dan menemukan ada tempat kosong yang sudah di jadikan tempat duduk oleh
sesorang. Pas gw tanya ternyata itu adalah murid baru. Selama gw sekolah, gk
pernah sekalipun memuji orang cantik, karena emang semuanya biasa biasa aja. Tapi,
pas murid baru itu masuk gw merasakan adem di mata, pikiran, dan hati gw
senang. Karena, disaat dia masuk ternyata guru nya gak masuk, gw lupa kerjakan
PR soalnya... hahaha...
Oke,
itu bercanda. Nama murid baru itu Ita Bulan Sari, orangnya cantik bangeet..
baru kali ini gw liat orang secantik dia, bahkan sampai sekarang kuliah gak ada
secantik dia menurut gw. Aku sering mencari perhatian dia, mengolok olok dia,
dan itu mungkin membuatnya kurang menyukai ku. Pernah suatu ketika olokan ku
sangat keterlaluan dan dia menampar ku. Tapi, kembali lanjut besok itu sudah
berakhir. Aku tidak mendekatinya tapi hanya bisa memandang dia, sungguh indah
wajahnya, cantik, dan sikapnya yang mulia dan baik membuat semuanya menyukai
dia.
Saat
pelajaran agama, guru kami memberi video yang mengharukan. Dia menonton itu dan
menangis, aku tau itu pasti karena dia memiliki hati yang baik. Waktu terasa
cepat berakhir. Saat pembagian rapot kenaikan kelas satu hari. Setiap hari dia
yang membuat ku semangat untuk berangkat ke sekolah. Hari pembagian rapot
akhirnya sampai, murid tidak diwajibkan untuk pergi. Tapi, aku pergi bersama
ayahku berharap bertemu dengan dia. Aku dengar saat kenaikan kelas, dia akan
pindah lagi. Itu membuat hatiku sunyi sesaat. Aku datang ke kelas saat
pembagian rapot, dan ternyata tidak ada dia disana. Aku cukup sedih. Kejadian itu
membuat ku menyesal, karena aku belum sempat menyatakan beberapa hal yang ingin
ku ungkapkan, aku ingin meminta maaf dan terlebih aku ingin bilang bahwa aku
menyukainya, tapi tidak mungkin.
Beberapa
tahun setelah itu, aku tidak pernah melihatnya lagi. Ada yang bilang dia sudah
di luar pontianak. Hari Imlek saat itu aku pergi ke depan gang untuk melihat
atraksi permainan naga dan barogsai. Terkejut diriku melihat dia ada disana. Keberanian
yang ku butuhkan, tapi itu tidak muncul. Aku hanya berani menatapnya dari jauh.
Sandal temanku jatuh ke sungai. Jiwa pahlawan muncul, aku mengambilkan sandalnya,
dan dia melihat ku itu membuatu senang dan bahagia. Yesss... aku lupa ternyata
sungai itu kan tadi bekas anak kecil kencing, WTF.... gw langsung cuci tangan
dan kembali secepat mungkin ke depan gang dan dia menghilang. Aku bertemu
dengan dia lagi di sosial media, dia tambah cantik. Aku sempat chat sama dia,
dan bodohnya aku, saat itu malah tergesa gesa meminta nomor hp nya, bodoh
banget.. tapi, ah sudah laa.... dia tidak memberikannya dan tidak pernah
membalas chat gw lagi.
Aku kembali mencoba mencari tentang dia dan
ternyata tidak pernah mendapatkan kaarnya lagi. Dia tidak pernah aktif lagi di
sosial media. aku ingin berterima kasih kepada mu Ita Bulan Sari karena kamu lah yang membuatku mengerti apa itu first love dan apa itu keberanian yang harus ada disini. Satu alasan aku menceritakan ini, kita butuh keberanian yang
lebih agar dapat sukses. Berani terhadap resiko tapi, tidak terlalu bodoh untuk
tergesa gesa.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar