Selasa, 28 April 2015

Hubungan Jarak Jauh



Beda Negara, Beda Waktu
Part 1

Menjalani hubungan percintaan dengan perbedaan jarak tempat tinggal yang jauh membuat satu pasangan sulit untuk saling bertemu dengan sang belahan jiwa. LDR atau Long Distance Relationship merupakan suatu hubungan jarak jauh bisa itu hubungan pacaran atau kejadian bisa saja menimpa orang yang sudah menikah karena masalah bisnis atau kerja. Tapi, yang ingin kubicarakan disini adalah hubungn pacaran dan belum menikah pastinya. LDR itu setelah disurvey 96 % pasti gagal atau putus ditengah jalan karena satu pihak atau pun kedua belah pihak sudah tidak tahan dengan masalah jarak. 4 % yang berhasil dilalui dari jerih payah dan rasa saling percaya dan pengertian yang baik sehingga membuahkan keberhasilan, akan tetapi apakah kita semua akan berjalan semulus itu.?! Mau selama apapun kita sudah pacaran pasti bakal ada rasa curiga dan salah paham yang terjadi didalamnya sehingga itu sangat langka dan sedikit yang berhasil. Oke , hubungan ini berawal dari saat pertama kali kami bertemu.

Gue Libra pertama kali bertemu dengan Sonya adalah di Mega mall, saat itu dia bersama dengan temannya Ellen dan Veronika. Kebetulan banget, dan kayaknya beruntung banget bagi gue, dompetnya jatuh dan gue dibelakangnya. Saat itu gue langsung mengambil dompet tersebut dan mengembalikannya. Saat dia melihat ku sepasang mata indah kami bertemu satu sama lain. WOW. Amaziinnggg... dia hampir muntah, yah mungkin karena dia lagi sakit.. hahaha, bercanda itu gak terjadi. Dia berterima kasih pada ku dan dia menanyakan namaku dan kami berkenalan, tukeran nomor HP dan Pin BB. Setelah pulang gue langsung bbm dia, untungnya dia gak sombong. Hehe... 

2 bulan berlalu kami mulai merasa cocok satu sama lain, ku ajak saja dia jalan ke Sinka Zoo. Setelah itu malamnya kami pulang, sebelum pulang kami makan di Ale – Ale Mega mall. Satu porsi Fish Fillet dan jus Alpukat itu yang ku pesan sedangkan dia Chicken Fillet dan jus Strawberry. Soal makanan kami memang berbeda tapi canda tawa selalu nyambung. Setiap kali bertemu diawal pasti kami sedikit malu, biasalah Gak Ketemu Rindu, Ketemu Malu. Tapi, semakin lama kami sudah merasa cocok. Malam itu di Ale – ale aku menyatakan perasaan dan mengatakan Will you marry me?? Dia bingung dan kaget. Ternyata gue salah sebut. Jadi gue bilang “ Sorry, i mind will you be my girlfriend ? “ yah itulah dengan inggris campur batako dan semen serta ampasnya sekalian masuk, karena inggris gue gak terlalu lancar lah. Tapi, dengan langsung dia menjawab “ Yes, you are my boyfriend now “. Diterima sama Sonya itu kayak Terbang ke awan terus tembus ke Luar angkasa kemudian mengelilingi dunia dan jatuh kembali ke sini, bahagia banget. Gue hampir nangis terharu untung disitu rame yang makan.   

Hari hari kami jalani dengan bahagia tetapi banyak juga cekcok sedikit, saling ngambekan meskipun dia lebih sering sih. Dan kalau dia sudah ngambek pasti Cuma read pesan bbm gue aja, jadi gue harus membujuknya dengan segenap kata dan ungkapan perasaan yang penuh makna, hingga akhirnya dia luluh juga. Hampir 7 bulan kami pacaran, kabar buruk dari dia yaitu dia harus pindah ke Australia untuk melanjutkan kuliah sedangkan aku harus pergi ke Yogyakarta, hubungan jarak jauh ini akhirnya harus kami jalani. 


Saat perjalanan dibandara gue ngebut secepat mungkin, dia didepan pintu bandara melihat kerah depan seolah menunggu kedatangan seseorang. Gue langsung memeluknya dan bilang “ jangan lupa makan, jangan lupa minum air 2 liter sehari, jangan kerjakan tugas sampai larut malam, jangan sembarangan makan, kalau sudah malam ingin pulang dari kampus suruh orang rumah jemput, terus kabari aku yah, Mak Nyah (pangilan gue ke dia). Kalau sudah sampai kabari aku ya. Kamu hati – hati disana, jangan ikut pergaulan terlalu dalam. Jaga diri baik – baik. 

Seminggu kemudian gue berangkat ke Yogyakarta untuk kuliah juga, sebelum gue pergi ke sana, gue gak punya gambaran apapun tentang Yogyakarta. Gue belum pernah keluar kota sama sekali, dan gue gak punya informasi apapun tentang kota itu. Paling banter apa yang gue denger dari agen pendidikan gue di Pontianak. Kota Yogyakarta katanya adalah sebuah kota yang ramai dan sering disebut indonesia kecil karena berbagai ras dan suku berada disini, disebut juga kota pendidikan sehingga segala penjuru orang Indonesia mungkin akan hadir disini. Pertama kali melihat kost gue, dalam pikiran ku itu adalah rumah yang dipakai untuk uji nyali, dari luar sudah kelihatan aura yang seram dan tidak menyenangkan. Lorong gelap dan sepi terpasang didalam kost itu. Lambaikan tangan, gak ada yang nolong gue. “Emang ini Dunia Lain “. Jadi cerita horor ni, hahaha.. oke lanjut ke kisah LDR nya ya.


Saat itu kami juga mulai jarang komunikasi. Kami sudah mulai sibuk dengan tugas kuliah masing2, terkadang dia mulai menelpon menanyakan kabar dari ku ngobrol sebentar karena dia harus istirahat setelah pulang dari kuliah, meskipun kami masih ingin bercerita aku juga haarus pergi kuliah. Kalian tidak akan tau betapa sucks abis pacaran jarak jauh. Diantaranya banyak hal menyebalkan yang menyertai pacaran jarak jauh seperti curigaan, kangen yang menusuk tulang, saling menunggu dan yang paling menyebalkan adalah komunikasinya yang error banget. Gue merasakan betapa emosinya dengan sinyal hp ini, menelpon ng LAG banget. Jadi tiap kali kita ngomong, suara akan nyampe satu sama lain setelah beberapa detik, suara barang bergesekan yang entah darimana selalu muncul, membuat percakapan apapun menjadi gak seru banget. Rasanya kayak ngobrol ama orang idiot yang responnya lambat banget kalau sudah kambuh sinyal errornya. Perbedaan waktu juga membuat kami susah telponan, saat gue pulang kuliah mungkin di Australia sudah malam banget, dan saat dia sudah bangun dan masuk kuliah mungkin gue masih ngiler dengan bantal kesayangan dan selimut “belahan jiwa” gue.

 


Gue gak tau di Australia apakah dia ada yang lain atau mungkin dia juga berpikir seperti itu disini, akan tetapi untuk sekarang hanya ada “saling percaya” karena, dalam tembok yang berdiri karena adanya jarak yang bisa ita lakukan adalah percaya pada pasangan kita seutuhnya, mengerti yang terjadi, karena gue yakin seorang wanita akan mencintai lelaki dengan perasaan yang mendalam. Entah pikiran ini akan bertahan seberapa lama karena mungkin seperti seorang Mario Teguh bilang bahwa “ Cinta yang jauh akan dikalahkan oleh cinta yang dekat dan akrab” apakah suatu saat itu akan terjadi atau tidak itu tergantug masa depan, tergantung kami berdua dan apapun itu ku harap kalian menantikan cerita cinta kami apakah kami bisa berjalan bersama hingga ke puncak atau mungkin kami hanya sampai ditengah puncak dan bertemu orang lain yang akan hadir dan memisahkan cerita kami.

Senin, 20 April 2015

Suara Hati Lelaki



Suara hati Lelaki


Sebuah kisah yang seharusnya bisa menyadarkan kaum hawa yang membaca ini. Terjadi percakapan yang umumnya ada disekitar kita. Percakapan lewat telepon, meskipun didunia nyata wanita tidak menunjukkannya secara langsung tapi kita sebagai pria pasti tau apa yang ada didalam sikapnya. Tidak semua wanita seperti ini, tapi kebanyakan memiliki sifat yang memilih milihdan ingin memilih pria yang sudah sukses karena orang tuanya.

Cewek : halo ..
Cowok : halo, ini saya. Apa kita ada kesempatan bersama nanti ?
Cewek : kamu punya mobil ?
Cowok : Tidak ada
Cewek : Kamu punya rumah ?
Cowok : Juga tidak ada .!
Cewek : Depositomu berapa ?
Cowok : Tidak seberapa.. kamu juga tau lah isi depositoku, semua ku investasikan ke usaha .
Cewek : Sudah untung berapa ?
Cowok : Belum, sampai sekarang modal juga belum kembali
Cewek : Kamu apa saja tidak ada. Bagaimana kita bisa bersama ?
Cowok : Aku cinta pada mu. Aku pasti bisa memberimu kebahagiaan.
Cewek : Sudahlah, kamu tidak punya mobil, tidak punya uang, tidak punya apa – apa. Bagaimana saya bisa jalan dengan mu ?
Cowok : Tapi, kamu jangan lupa, saya punya cita – cita, punya ambisi, saya pasti sukses dan memberimu kebahagiaan.
Cewek : kalau begitu tunggu kamu sudah dapat 100 juta atau sudah jadi orang kaya saja .


5 TAHUN KEMUDIAN

Cewek : Oh kamu. Bagaimana sudah berhasil ?
Cowok : Belum
Cewek : untung dulu saya tidak bersama mu, suami saya kerja dimana kamu tau tidak, gajinya berapa kamu tau tidak ? Dia bekerja di perusahaan besar bernama Dua KK di Jakarta. Bagaimana, kaget kan !
Cowok : Siapa namanya?
Cewek : Kenapa ?
Cowok : Tidak apa – apa. Saya juga di Jakarta, hanya saja saya tidak punya jabatan .
Cewek : Oh, ingin tau dia. Baiklah saya kasi tau. Namanya Vicky, Manajer Penjualan.
Cowok : Oh, baiklah.
Cowok ini menelpon ke sekretaris nya dan bertanya apakah seorang yang bernama Vicky bekerja disana.
Cowok : Halo, apa ada yang bernama Vicky kerja disana sebagai manajer Penjualan ?
Sekretaris : Ada, pak.
Cowok : suruh dia keruangan saya .

Si cowok akhirnya berbincang dengan Vicky ini dan bertanya tentang istri Vicky. Kemudian bilang bahwa dia akan mengunjungi rumah Vicky hanya untuk bertamu. Vicky tentu kaget dan cukup senang. Pemilik perusahaan ingin mengunjungi mereka yang sederhana. Saat sampai dirumah si Cewek Kaget dan Shock berat karena cowok yang bersama suaminya adalah Cowok yang dulunya dihina dan diremehkan oleh si Cewek. Cowok tersebut mengatakan sesuatu yang mungkin hampir sama dengan semua pria yang pernah di pandang sebelah mata. 

*)  Saya tidak mendapatkan uang, karena saya sudah punya uang. Saya tidak punya apartemen karena saya tinggal di villa, saya dulu tidak punya mobil, sekarang saya pemilik perusahaan penjual mobil, saya pernah menjadi bawahan, tapi ingat itu semua sudah berbalik, selama manusia belum mati pasti akan berhasil, benar waktu itu kami tidak punya apa2. Tapi kami ingin punya satu keluarga, ingin memiliki orang yang ingin kita cintai. APAKAH SALAH ? apakah saat kami muda tidak punya uang, maka tidak akan mendapatkan cinta ? Para gadis sekalian saya ingin bertanya, ada kehadiran cinta pada saat kita bersama dulu, iya kami bukan dari keluarga yang kaya raya, tapi apakah saya akan membiarkan mu hidup dalam penderitaan bersama ku ??! TIDAK AKAN. Karena kami sakit saat melihat orang yang kami cintai menderita, saya punya sepasang tangan saya akan berusaha, tapi kenapa tidak memberikan kesempatan kepada kami para pemuda yang sedang berjuang . Para Gadis sekalian saya tau kalian wanita yang sempurna, kamu memiliki paras cantik, kamu memiliki masa muda, kamu ingin punya masa depan yang baik, SAYA MENGERTI. Para gadis silahkan bertanya kepada ayah anda, apakah dulu dia mempunyai segalanya? Lalu kenapa ibumu anda mau bersama dia? KARENA DIA CINTA PADANYA. Kehidupan sekarang bukannya baik baik saja. Coba tanya kepada ibu anda mereka merasa bahagia tidak ? hidup sampai tua melihat putrinya menikah, BENAR BENAR SANGAT INDAH. Percayalah pada kami beri kami satu kesempatan, kami akan memberimu sebuah masa depan yang tidak kamu bayangkan sebelumnya. Benar diluar sana banyak yang bilang lelaki adalah PEMBOHONG. Sekarang juga saya beritau anda bahwa itu BENAR. Karena pria baik adalah seorang pembohong ulung. Karena laki laki selamanya akan berjuang habis habisan, lalu dengan senyuman manis mengatakan padamu TIDAK APA APA. Meskipun mendapatkan penderitaan begitu benar diluar sana, sebelum masuk kerumah selalu mengatur kembali suasana hatinya, memberikan senyuman manis kepada keluarga, saat lelaki berkata “ AGAK LELAH “ maka sebenarnya dia benar2 sangat lelah. JADI, saat kamu melihat lelaki yang anda cintai pulang kerja maka buatkanlah makanan favoritnya, keluarkan gelas dan temani dia minum bersama, nonton bersama, Semua ini bagi seorang pria sudah sangat membahagiakan. PRIA yang dipikul dibahunya adalah keluarga sedangkan diri sendiri tidak terlalu penting, anak yang kita gandeng adalah sebuah harapan, harapan kita semua. 

TEMAN jika kamu LELAKI mungkin sebagai seorang lelaki kamu merasa wanita tidak memberimu apa apa, tapi kamu harus ingat yang wanita berikan adalah sebuah hati, sebuah hati yang menemanimu hingga tua, sebuah hati yang hanya bisa berisikan satu orang yaitu kamu sendiri. Dan diantara kalian berdua hanya berlandaskan satu kata yaitu “ CINTA “. Masa muda merupakan hal paling berharga bagi kehidupan wanita, jangan kamu rusak dengan nafsu mu, jangan kamu hilangkan harta paling berharga wanita, PRIA SEJATI adalah MELINDUNGI wanita bukan merusak Wanita. Banyak wanita yang telah dirusak PRIA yang tak bertanggung jawab, penuh nafsu, SAMPAH bagi keluarganya, Pria yang merusak wanita sama saja dengan membuang taik kemuka orang tuanya, nama keluarganya tercoreng. Belum lagi wanita tersebut sampai hamil, orang tua wanita tersebut seolah disambar petir dan masuk ke neraka. SAKIT sungguh luar biasa, ingat baik2. Suatu saat kamu akan menjadi Ayah juga, tentu kamu tidak ingin anakmu hancur. Ibu mu adalah seorang Wanita, ingat itu. WANITA dilahirkan kedunia untuk hidup seperti PUTRI, PRIA sejati tidak merusak Wanita tapi melindungi dan memberi mereka kebahagiaan .   

Jumat, 03 April 2015

Hanya ingin berteman atau mulai suka



Hanya ingin berteman atau mulai suka ?!?


Seringkali suasana hati membingungkan diri ini, pikiran menjadi sangat kacau, tidak mampu berkonsentrasi, tingkat sensitif semakin meningkat, dan selalu mencoba untuk mencari tau keadaannya. Banyak kekacauan terjadi saat itu terjadi, yang bahkan tidak bisa dimengerti. Merasa menyenangkan bisa berbincang dengannya, bisa saling smsan dengannya, berbagi cerita, dan dekat dengannya. Jadi apakah ini cinta atau hanya ingin berteman dengannya ?!


Disiang hari yang panas, aku mengayuh sepeda pergi kesekolah untuk menimbah ilmu sekalian liat cewek disekolah . . . bukan karena aku mata keranjang tapi karena aku normal, hari itu merupakan hari pertama kami masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas, sekarang aku kelas 2 SMK, pasti bakal banyak pelajaran yang susah. Sekolah di kelas 1 dan 2 tidak terlalu berbeda, hanya beda neraka tingkat 1 dan neraka tingkat 2. Kalau pelajaran sudah dimulai pada akhirnya rasa bosan akan muncul tapi karena itu hari kedua jadi kami masih tidak terlalu banyak mata pelajaran yang muncul.


Dihari itu posisi duduk akhirnya ditentukan oleh wali kelas, aku yang waktu itu duduk di depan baris kedua dari kanan akhirnya dipindahkan ke baris kedua dari kiri, karena aku sering ngobrol dan bercanda dengan teman sebangku. Setelah dipindahkan aku duduk dengan Elisa, itu namanya. Bukan orang yang menarik menurutku saat itu, karena memang tidak cantik. Dia itu hanya mancung itu saja. Dibelakangku ada 2 cewek lagi namanya Evi dan Veny. Keduanya cantik meskipun veny lebih cantik dan mungkin dia yang tercantik dikelas. Ya Ha, setiap hari liat cewek cantik ini dikelas kurang apalagi hidup gue. Hahaha...




Sekolah seperti biasa, banyak percakapan yang terjadi dikelas. Semua teman bercanda tawa dalam kelas, aku semakin sering bercerita dengan Elisa. Entah mengapa sangat menyenangkan waktu itu, aku mulai akrab dengannya. Teman yang menarik menurut ku, kemudian aku bingung apakah aku menyukainya atau hanya suka berteman dengannya. Saat itu dia tidak masuk jadi ku sms dia menanyakan kabarnya, dia bolos itu yang aku tau darinya. Aku mulai sok perhatian dengannya, saat itu aku belum tau apa2, jadi kukira mungkin aku menyukainya. Aku jadi sering memikirkannya, meskipun aku bingung. Saat pertama kali dikelas 1 bahkan hanya Rika yang menarik perhatian ku, karena dia cukup manis. Tapi, untuk Elisa aku bahkan tidak ada rasa apapun saat melihatnya. Tapi, yah itulah waktu, semakin saling bercanda dan bercerita semakin mengubah sudut pandangku terhadap dia. Mungkin mulai menyukainya atau apa sehingga aku menjadi sering sok perhatian, bahkan waktu itu saat pengumuman juara mid semester aku juara 13 dan dia 37, ku bilang ke dia untuk belajar yang giat karena dia juara 37, btw gue juara 13. Mungkin itu ungkapan yang sombong sehingga membuatku terlihat terlalu percaya diri.


Entah karena sifat ku dia mulai cuek dan menjauh. Akhirnya kami menjadi jarang bicara dan duduk pun sudah pindah tempat, saat itu aku masih tetap duduk di tempat, dia memilih menjauh. Dia pernah tulis di media sosial bahwa dia akan pindah sekolah ke jawa dan gak akan dipontianak lagi, jadi aku koment kalau lebih baik disini, pontianak kan enak. Tapi, dia tiba tiba marah. Aku tidak mengerti apakah aku yang kurang peka. Bahkan dia blok gw di media sosial, kami pun sampai sekarang sudah tidak berkomunikasi lagi sampai sekarang. Jika bisa bertemu dengannya mungkin aku akan bilang bahwa dulu pas sekolah, aku tidak menyukainya, yah meskipun aku pernah nembak dia, tapi aku sepertinya memang tidak pernah menyukainya, rasa itu hanyalah sebatas ingin berteman. Aku yang salah mengerti, setelah ku pikirkan sekarang aku tidak benar benar menyukainya, sekarang aku sudah mulai mengerti terhadap semua gejolak perasaan, bahwa rasa itu hanya ingin berteman. 



Aku dekat juga dengan Evi dan bahkan sering smsan karena dia tidak sombong. Saat aku dekat dengan Elisa aku juga dekat dengan Evi ditengah semester. Kami sering smsan dan ngobrol bertiga antara aku, Veny dan Evi. Lagi lagi dulu aku salah mengertikan, kukira setelah elisa aku bahkan menyukai Evi, perasaan senang saat smsan dengannya, selalu memikirkannya, dan selalu mencuri perhatiannya. Tapi, sepertinya perasaan ini juga kumiliki untuk Elisa, apakah ini rasa suka sesaat, karena cinta tidak mungkin hadir pada dua orang gadis sekaligus. Aku akhirnya menjauh dari Elisa dan sering smsan dengan Evi, yeah lagi lagi aku mulai merasa bahwa dunia ku teralihkan. Aku nembak dia sekali dan ditolak karena belum bisa melupakan pacarnya yang kecelakaan, ku bilang aku menyukainya lagi tapi kutambahkan bahwa aku tidak mungkin disukai karena bukan orang kaya, aku mulai berpikir untuk menjauh. Aku nembak dia untuk ketiga kali dan diberi alasan yang sama, aku pernah berkomen tentang pacarnya yang kecelakaan dan meninggal itu. Kubilang agar dia harus melupakannya dan jangan berkutat pada masa lalu, aku bahkan bilang bahwa itu hanya masa lalu yang kelam. Dia marah dan bilang jangan sok tau tentang pacarnya, aku hanay bisa diam. Aku mencoba menjauh bukan karena membenci tapi aku canggung.


Berselang setelah beberapa lama kamipun lulus, aku dan temanku pergi ke Yogyakarta untuk kuliah. Saat itu dia dan pacar temanku mengantar kami pergi ke bandara. Dia meneteskan air mata, aku tidak tau itu untuk siapa atau karena apa. Mungkin saja itu ketularan karena melihat Okta mantan pacar temanku nangis. Sebelum pergi, Saat itu aku memandangnya, karena mungkin itu yang terakhir kalinya.



Dia juga akan pergi ke Jakarta untuk bekerja. Saat di Yogyakarta berselang beberapa waktu, aku mulai merenung dan berpikir. Apakah itu suatu perasaan suka atau hanya ingin berteman. Akhirnya saat kupikirkan jika dia menjadi pacarku, mungkin aku tidak akan sebahagia saat aku berteman dengannya, hal yang sama juga berlaku untuk Elisa. Aku akhirnya sadar bahwa perasaan itu “ hanya ingin berteman “ bukan rasa suka atau ingin dia menjadi pacarku “. Hari2 sebelum aku pergi ke Yogyakarta dan bahkan disekolah aku sering tidak menghiraukannya dan bahkan menjauh dari dia. Bukan memusuhinya tapi hanya sekedar menjauh untuk menjaga image, hoho.


Aku menghubunginya lewat Media Sosial, kubilang bahwa maaf, dulu aku bodoh kukira aku menyukai mu, kemudian aku menjauhi mu juga bkan karena aku membenci mu. Aku hanya ingin bilang maaf, ku harap kita bisa menjadi teman yang saling berbagi cerita seperti dulu, aku tidak ingin menjadi pacar mu dan aku juga tidak menyukaimu tapi, itu hanya perasaan ingin berteman. Maaf, Evi. Bukan mawar kuberikan tapi melati kuning lah yang kuberikan sebagai pertanda aku ingin berteman.





Sekarang Elisa sudah memiliki kehidupannya dan cerita hidupnya sendiri. Evi sekarang juga sudah punya pasangan, dia akhirnya Move On. Aku senang saat meihat dia sudah punya pacar dan berhasil bangkit dari masa lalu kelamnya. 





Dan untuk kalian para pembaca, ku beritau satu hal bahwa jangan terlalu cepat untuk mengatakan itu adalah Rasa suka atau cinta, karena belum tentu saat kalian berpacaran dengannya bisa sebahagia kalian berteman dengannya, so jangan sia siakan teman mu yah.